2010-03-08 17:42:24 Commet Ujicoba Mei 2010, Sosialisasi Masih Minim Dibaca : 26219 kali
Rencana PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) yang akan menerapkan Commet (commuter electronic ticketing) masih menuai sejumlah pendapat pro dan kontra. Dalam diskusi yang diadakan PT KCJ dengan para pengguna KRL di JRC (5/3), para perwakilan pengguna setia KRL meminta agar lebih dimatangkan lagi rencana penerapan Commet. Hak dan kewajiban penumpang maupun pelayanan yang diberikan harus jelas.
Sebagian berpendapat keberatan dengan penerapan Commet kalau harus membeli kartu perdana Commet seharga Rp 25 ribu dan harus mengisi saldo awal minimum Rp 15 ribu. Dalam kondisi penumpang normal, penerapan Commet bisa berjalan lancar, namun dalam kondisi jam sibuk, peserta diskusi mempertanyakan apakah mungkin petugas bisa memeriksanya satu persatu. Sementara bila tidak diperiksa, penumpang tersebut akan terkena denda sebesar Rp 15 ribu. Dan bagaimana dengan pengguna KRL yang hanya sekali bepergian dengan Commuter atau yang tidak memiliki uang lebih untuk membeli Commet.
Peserta diskusi juga mengeluhkan kurangnya sosialisasi tentang Commet dan rencana penerapannya. Sama seperti keluhan saat PT KCJ yang minim sosialisasi tentang perubahan jadual perjalanan Commuter per 1 Maret 2010 lalu. Diskusi yang dihadiri Direktur Keuangan, Direktur SDM, jajaran PT KCJ, Pemerhati Transportasi dan para pengguna setia Commuter dan dipandu Sekper PT KCJ, Makmur Syaheran berlangsung hangat. Namun solusi terhadap masalah yang dipertanyakan para peserta masih harus dikaji lagi oleh PT KCJ.
“Mei besok itu rencannya baru ujicoba khusus di Commuter Ekspress. Empat stasiun yang akan dijadikan ujicoba Commet ini yaitu Gambir, Bogor, Juanda dan Jakartakota. Bila ada persoalan teknis maupun non teknis, tentu kita benahi lagi,” jelas Makmur.
Untuk membahas diskusi e-ticketing, Kementerian Perhubungan rencananya akan memfasilitasi Diskusi dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Perhubungan, kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, PT KA, PT KCJ, LSM dan masyarakat pengguna transportasi Commuter.